Thursday, March 12, 2020

Simulasi UNBK Terakhir

Simulasi UNBK Terakhir
halloriau

Simulasi UNBK Terakhir

Tantangan Menulis Hari ke-32
#tantangangurusiana
Dua hari ini seluruh siswa jenjang SMP dan MTs mengikuti Simulasi UNBK secara serentak. Tanggal 2 dan 3 Maret 2020. Begitu pula dengan sekolahku. Di pokja kami pada simulasi kali ini sekalian menggunakan pengawas silang. Hal ini dilakukan supaya simulasi benar-benar seperti UNBK yang sebenarnya, sehingga ketika waktunya tiba nanti para siswa sudah tidak canggung lagi.
Simulasi ini diberikan agar para siswa mengenal fitur-fitur ujian. Meskipun ini adalah UNBK yang terakhir, kami tetap mengikuti dengan kesungguhan. Ada tiga laboratorium komputer yang kami gunakan. Laboratorium bahasa, ICT Eqep, dan multi media. Adanya tiga laboratorium ini membuat kami hanya cukup melakukan dua sesi saja. Tiap sesi ada 26 anak.
Dua hari sebelum simulasi digelar, sekolah harus melakukan sinkron terlebih dahulu. Jadwal sinkron seharusnya untuk sekolah kami hari Sabtu. Setelah ditunggu sampai sore ternyata server standby terus sehingga tidak bisa melakukan sinkron. Ternyata melalui grup sudah diumumkan bahwa sinkron dilakukan serentak hari Minggu , 1 Maret 2020. Hari berikutnya kami pun kembali ke sekolah untuk melakukan sinkron.
Senin, 2 Maret 2020. Sejak pukul 06.30 pengawas silang dari luar sekolah sudah datang. Proktor dan teknisi pun segera menyiapkan komputer yang akan digunakan. Tepat pukul 07.20 token sudah dirilis dari pusat. 07.30 kami pun bersiap untuk melakukan simulasi. Tampilan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kami pun belajar supaya tidak asing. Memang salah satu tujuan dari simulasi ini agar para siswa lebih mengenal fitur-fitur yang ada, sehingga besok waktu UNBK yang sesungguhnya sudah tidak asing lagi. Para siswa segera memasukkan token yang sudah dirilis, tapi tak ada satu pun yang bisa masuk. Ternyata server offline. Kejadian ini berulang berkali-kali. Meski begitu akhirnya simulasi hari pertama bisa berjalan dengan lancar. Tentu saja setelah berbagai kendala dari server yang offline, aktif, offline lagi sampai ada komputer siswa yang log out sendiri. Semua menjadi pembelajaran berharga baik untuk siswa maupun proktor dan teknisi.
Pada simulasi hari pertama ini mata pelajaran yang dikerjakan adalah bahasa inggris. Para siswa mengerjakan soal sebanyak 50 nomor dalam waktu 60 menit. Sempat kebingungan, karena biasanya waktu untuk tes adalah 120 menit. Setelah selesai dan mengikuti prosedur penyelesaian, mereka dapat melihat skor masing-masing. Berbagai ekspresi pun muncul. Ada yang gembira, kecewa, dan ada yang biasa saja. Tetap semangat anak-anakku. Ini baru simulasi, mash ada waktu untuk terus belajar.
Semoga hari kedua berjalan lancar. Hari kedua nanti akan ada subtes yaitu, matematika, AKM, dan angket.
Bantul,03032020

No comments:

Post a Comment