Pertemuan
Di dunia ini selalu ada dua sisi yang bertolak belakang namun terasa begitu dekat. Ada hitam ada putih, sedih dan gembira, tangis dan tawa. Terkadang batasnya begitu dekat. Demikian juga dengan pertemuan dan perpisahan. Seperti itu pula yang kami rasakan hari ini.
Empat rekan guru yang selama ini bersama-sama bekerja di lahan yang sama. Tertawa dan bahagia dalam kehidupan sekolah, harus mengucapkan kata selamat tinggal dan selamat jalan.
Ada yang berpisah karena purna tugas. Mereka adalah Ibu Eny Yulianti, Ibu Siti Juwariyah, Ibu Ngatmiyati. Satu lagi rekan yang harus berpisah karena mendapat amanah menjadi kepala sekolah di tempat lain. Beliau adalah Ibu Sri Lestari.
Tentu bukan hal yang mudah meninggalkan rutinitas yang telah bertahun-tahun dijalani. Membutuhkan adaptasi agar tidak canggung lagi. Begitu juga dengan kami. Kehilangan empat guru sekaligus tentu sangat berpengaruh dalam kehidupan persekolahan.
Acara perpisahan kami lewati dengan sebuah kebersamaan menikmati indahnya pantai-pantai di Jepara. Kebersamaan yang indah terbalut tawa dan canda yang entah kapan bisa terulang. Rasa haru pun menyelinap ketika kata-kata pamit dan selamat jalan diucapkan.
Benar adanya setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Bukankah itu memang sudah seharusnya? Apalagi yang bisa kami lakukan selain saling mendoakan. Semoga di mana pun menjalani hari selalu mendapat kemudahan dan rida-Nya. Aamiin..
Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru bunda-bunda cantik. Baik di masyarakat maupun di sekolah lain. Semangat dan teruslah berkarya. Bila rindu bukalah album kenangan kita. Kami pun demikian. Lembar perjalanan kisah kita tak akan pernah hilang, akan menjadi salah satu babak terindah yang setiap waktu bisa dibuka dan dikenang kala hati merindu.
Banguntapan, 15 Desember 2019

No comments:
Post a Comment