Gondongan, Mengapa? #Tantangan Gurusiana Hari ke-2
“Ayo Dik nasinya dimakan. Dari tadi koq belum habis-habis? Kamu sakit ya ?” tanya Bunda.
“Iya Bund... tenggorokanku sakit, pusing juga,” jawab Zahra lirih.
“Badanmu anget Dik. Coba lihat!” kata Ayah sambil menempelkan tangannya di kening Zahra.
“Pipinya juga bengkak Yah. Kita ke dokter saja Yah, sepertinya Adik gondongan,” kata Bunda sambil bergegas merapikan meja makan.
“Ya, tidak usah sekolah dulu Dik. Nanti Ayah kirimkan surat izin ke gurumu,”
Ayah Bunda...
Pernahkah anak Anda terserang gondongan?
Gondongan biasanya menyerang pada anak-anak. Penyakit ini memang bukan penyakit serius, tetapi sering membuat penderita tidak nyaman. Ditandai dengan bengkaknya pipi atau bawah rahang. Mengapa bisa bengkak? Sebenarnya yang membengkak adalah kelenjar parotis. Kelenjar ini berfungsi untuk menghasilkan air liur yang sangat bermanfaat dalam sistem pencernaan makanan.
Pembengkakan kelenjar parotis ini disebabkan oleh virus paramyxovirus. Selain bengkak , gondongan juga diikuti dengan pusing dan nyeri. Nafsu makan pun kadang menurun karena tenggorokan sakit untuk menelan makanan. Keadaan ini tentu tidak baik , karena virus ini hanya bisa dilawan dengan kekuatan dan daya tahan tubuh. Proses secara alami akan berlangsung satu sampai dua minggu tergantung daya tahan tubuh. Bila tubuh fit maka akan segera sembuh.
Obat yang diberikan dokter hanya untuk mengurangi demam dan rasa nyeri, serta vitamin. Penderita harus banyak mengonsumsi buah-buahan, jus dan banyak makan agar tubuh kembali fit. Makanan sebaiknya yang halus-halus dulu, agar tidak sakit saat menelan. Apabila tubuh fit maka penyakit ini akan segera teratasi. Selain itu yang tidak kalah penting penderita harus banyak minum air putih. Bagian yang bengkak pun bisa juga diseka dengan air hangat untuk mengurangi rasa nyeri.
Penyakit ini mudah sekali menular lewat udara. Untuk itu anak yang terserang gondongan tidak boleh keluar rumah , dan harus banyak istirahat. Pernah ada satu kasus, dalam satu kelas ada delapan anak yang tidak masuk sekolah. Ternyata penyakit yang diderita sama, yaitu gondongan. Ini menunjukkan bahwa penyebaran virus bisa berlangsung cepat. Supaya tidak menular pada teman-temannya maka sebaiknya penderita gondongan dilarang masuk sekolah. Bagi yang terlahir di era delapan puluhan tentu masih ingat. Dulu kata nenek kalau gondongan dikalungi buah pace . Mengapa? Rupanya yang dimaksud dikalungi pace agar anak malu untuk keluar rumah, sehingga virus tidak menyebar. Jitu juga ya jurus nenek moyang kita. Namun demikian pace memang banyak manfaatnya lho..( lain waktu kita bahas manfaat pace ya.. ).
Kontak fisik akan memudahkan virus penyebab gondongan ini menyebar. Itulah sebabnya kita dianjurkan untuk sering cuci tangan. Tangan sangat mudah terkontaminasi virus. Kadang tanpa sadar kita gunakan untuk menggaruk, mengusap wajah. Seperti ini pun bisa menyebabkan virus cepat menular. Untuk itu sangat penting untuk selalu menjaga kebersihan tangan kita.
Mudah-mudahan dengan kesadaran tinggi untuk menjaga kesehatan dan pola makan yang baik , penyakit tak berani mendekat dan tubuh kembali bugar untuk beraktivitas kembali seperti semula.
#tantangan gurusiana# gws my daughter#
Banguntapan, 2 Februari 2020

No comments:
Post a Comment