Pantang Menyerah
Tantangan Menulis Hari ke-10
#Tantangangurusiana
#Tantangangurusiana
Selamat Pagi Indonesia...
Masih tentang pemuda yang luar biasa. Nathan hanyalah salah satu dari ratusan siswa yang sedang belajar di SMA SPI. Begitu banyak kawan-kawannya yang bernasib sama dengannya. Bahkan mungkin ada yang lebih menderita.
Sungguh ketika melihat di sekitar kita , begitu banyak anak-anak yang harus merasakan getirnya kehidupan. Sendirian, tanpa ayah, ibu, bahkan saudara. Namun begitu mereka tidak meratapi, bangkit dan mampu tersenyum ceria kepada dunia.
Ya...masih banyak yang bisa disyukuri, dinikmati dan dijalani. Di SPI mereka belajar mewujudkan apa yang menjadi mimpi. Mengejar mimpi sekuat tenaga. Menghargai sesama, memanusiakan manusia, tanpa memandang asal mereka.
SPI menjadi jalan bagi Nathan dan teman-temannya. Tidak hanya materi pelajaran umum yang didapat di sekolah ini, tetapi justru pelajaran kehidupan nyata yang belum ada pada mata kuliah universitas mana pun.
Kebhinekaan dari Sabang sampai Merauke menguatkan mereka untuk terus berjuang, bagaimana bisa bertahan dan bisa memberi kepada sesama.
Sungguh rasa-rasanya diri ini tertampar. Di usia mereka yang masih belia, sudah paham akan makna berbagi untuk sesama. Bahkan mereka pun bertekad, bahwa hidup itu untuk memberi bukan menerima. Berjuang bagaimana bisa memberi.
Keterpurukan dan lenderitaan tidak menjadikan mereka untuk menyerah. Ini justru menempa mereka menjadi semakin dewasa.
Setiap kemauan pasti ada jalan. Dream will come true. Dunia memang tak menjanjikan kita tak pernah gagal, tetapi dunia memberi kesempatan untuk tidak menyerah. Semangat pantang menyerah inilah yang menjadikan anak-anak SPI semakin maju, cerdas dan terampil. Life skill benar-benar telah mendarah daging.
Ada sekitar 20 divisi yang ada di SPI. Di mana masing-masing divisi telah berkembang dengan maksimal, dan mencapai omzet pemasukan yang luar biasa.
Mengapa bisa demikian? Ada apa dengan SPI? Nilai-nilai apa saja yang dikembangkan? Ikuti artikel selanjutnya yaa...
Masih tentang pemuda yang luar biasa. Nathan hanyalah salah satu dari ratusan siswa yang sedang belajar di SMA SPI. Begitu banyak kawan-kawannya yang bernasib sama dengannya. Bahkan mungkin ada yang lebih menderita.
Sungguh ketika melihat di sekitar kita , begitu banyak anak-anak yang harus merasakan getirnya kehidupan. Sendirian, tanpa ayah, ibu, bahkan saudara. Namun begitu mereka tidak meratapi, bangkit dan mampu tersenyum ceria kepada dunia.
Ya...masih banyak yang bisa disyukuri, dinikmati dan dijalani. Di SPI mereka belajar mewujudkan apa yang menjadi mimpi. Mengejar mimpi sekuat tenaga. Menghargai sesama, memanusiakan manusia, tanpa memandang asal mereka.
SPI menjadi jalan bagi Nathan dan teman-temannya. Tidak hanya materi pelajaran umum yang didapat di sekolah ini, tetapi justru pelajaran kehidupan nyata yang belum ada pada mata kuliah universitas mana pun.
Kebhinekaan dari Sabang sampai Merauke menguatkan mereka untuk terus berjuang, bagaimana bisa bertahan dan bisa memberi kepada sesama.
Sungguh rasa-rasanya diri ini tertampar. Di usia mereka yang masih belia, sudah paham akan makna berbagi untuk sesama. Bahkan mereka pun bertekad, bahwa hidup itu untuk memberi bukan menerima. Berjuang bagaimana bisa memberi.
Keterpurukan dan lenderitaan tidak menjadikan mereka untuk menyerah. Ini justru menempa mereka menjadi semakin dewasa.
Setiap kemauan pasti ada jalan. Dream will come true. Dunia memang tak menjanjikan kita tak pernah gagal, tetapi dunia memberi kesempatan untuk tidak menyerah. Semangat pantang menyerah inilah yang menjadikan anak-anak SPI semakin maju, cerdas dan terampil. Life skill benar-benar telah mendarah daging.
Ada sekitar 20 divisi yang ada di SPI. Di mana masing-masing divisi telah berkembang dengan maksimal, dan mencapai omzet pemasukan yang luar biasa.
Mengapa bisa demikian? Ada apa dengan SPI? Nilai-nilai apa saja yang dikembangkan? Ikuti artikel selanjutnya yaa...
Bantul,10022020
#tantangangurusiana#harike-10#pantangmenyerah
#tantangangurusiana#harike-10#pantangmenyerah

No comments:
Post a Comment